Karawang, Kelompok Taruna Tani kecamatan Telagasari Karawang berhasil meningkatkan hasil panen mentimun dengan menerapkan praktek panen yang baik. Praktek ini meliputi panen mentimun pada pagi hari untuk menjaga kesegarannya dan melakukan panen setiap 2-3 hari sekali untuk memastikan kualitas buah tetap terjaga.
“Panen bonteng atau mentimun ini dilakukan pada pagi hari untuk menjaga kesegarannya dan setiap 2-3 hari sekali untuk memastikan kualitas buah tetap terjaga. Gunting setek digunakan untuk memotong tangkai buah agar tidak merusak tanaman,” ungkap Dedi Sobar, Sekertaris Karang Taruna Kecamatan Telagasari.
Dedi Sobar mengaku bangga dan bersyukur atas capaian ini. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh anggota serta dukungan dari berbagai pihak.
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi yang baik. Semua pihak terkait berperan penting dalam mencapai hasil ini,” ucap Dedi.
Dedi menerangkan, Kelompok ini juga berfokus pada pengembangan potensi pertanian desa melalui inovasi dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan bahwa desa dapat menjadi lebih sejahtera dan berkelanjutan.
“Ya, mentimun termasuk dalam ketahanan pangan karena merupakan komoditas yang banyak dikonsumsi masyarakat dan penting untuk sektor pertanian. Budidaya mentimun mendukung kemandirian pangan, memenuhi kebutuhan nutrisi (seperti vitamin C dan K), dan memiliki nilai komersial tinggi di berbagai pasar,” terangnya.
Dengan peran aktif Kelompok Tani Karang Taruna, diharapkan bahwa sektor pertanian dapat terus berkembang dan menjadi lebih produktif, serta memberikan kontribusi pada ketersediaan pangan dan pengembangan desa. (Hery).



