26.5 C
Indonesia
Wednesday, May 6, 2026

Buy now

Ngaji Sejarah di Tajug Agung Kejaksan, Pemuda Diajak Kenal Akar Peradaban Islam

KOTA CIREBON – DKM Tajug Agung Pangeran Kejaksan bersama Karang Taruna “Pangeran Kejaksan” Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon menggelar kegiatan Ngaji Sejarah (JIRAH) yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama selama bulan Ramadan 2026. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari Minggu sore mulai pukul 16.30 WIB.

Pada pelaksanaan Minggu (22/2/2026), panitia menghadirkan Kang Farihin Niskala, S.Hum., seorang sejarawan dan pustakawan, sebagai narasumber. Ia membawakan tema “Sejarah Tajug sebagai Pendidikan Islam Pertama di Nusantara.”

Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, pengurus dan anggota Karang Taruna “Pangeran Kejaksan” Kelurahan Kejaksan, serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga buka puasa bersama.

Patut diketahui, Tajug Agung Pangeran Kejaksan merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Kota Cirebon yang diperkirakan dibangun sekitar tahun 1480 Masehi. Melalui kegiatan JIRAH, panitia ingin mengangkat kembali nilai-nilai sejarah dan peradaban Islam yang melekat pada situs bersejarah tersebut.

Salah satu pengurus DKM Tajug Agung Pangeran Kejaksan menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, JIRAH menjadi sarana positif untuk menghidupkan kembali semangat belajar sejarah di kalangan generasi muda.

“Kami sangat bersyukur kegiatan ini mendapat respons baik dari masyarakat. Harapannya, Tajug Agung tidak hanya menjadi bangunan bersejarah, tetapi juga pusat edukasi dan syiar Islam bagi generasi penerus,” ujarnya.

Sementara itu, ketua Karang Taruna “Pangeran Kejaksan” Kelurahan Kejaksan, Soni Wicaksono, menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kalangan pemuda.

“Kami mendukung penuh program JIRAH ini karena mampu menambah wawasan sejarah dan memperkuat identitas keislaman pemuda di Kota Cirebon. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin diminati generasi muda,” ungkapnya.

Ketua Karang Taruna “Pangeran Kejaksan” Kelurahan Kejaksan, Soni Wicaksono (kaos hitam) sedang memberikan arahan kepada pengurus dan anggota Karang Taruna Kelurahan Kejaksan

Melalui kegiatan ini, panitia berharap para pemuda dan pemudi dapat memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam tentang sejarah serta peradaban Islam, khususnya di Kota Cirebon, sehingga tumbuh rasa bangga dan kepedulian untuk menjaga warisan budaya daerah.

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles